Friday, August 4, 2017

"merapikan" kehidupan

"jangan sampai feeds sosial mediamu rapi, tapi nyatanya tidak dengan hidupmu.."

Bagi saya fase ini masih sulit untuk menyeimbangkan ke posisi yang ideal. Saya ini tipikal anak yang banyak maunya, ini itu diikuti tanpa pertimbangan yang panjang (dalam tolak ukur saya yang subjektif). Beberapa orang terkadang menanyakan apa saya tidak merasa lelah? Tapi kemudian saya sadar, masih jauh tidak ada apa-apanya dibanding teman lain yang bisa mengatur waktunya dengan baik.

Orang yang beruntung adalah yang dapat menyelaraskan kebutuhan pribadinya dan menyebarkan kebermanfaatan. Nyatanya ketika kita mempermudah urusan orang lain, tentunya langkah dalam kehidupan kita pun akan lebih di'ringankan' oleh-Nya.

Semoga kita semua selalu diberikan kemudahan dalam meningkatkan "kualitas diri" dan menjemput jalan kebahagiaan dengan menjadi orang yang bermakna. Terus bekerja keras, berpikir cerdas, dan menikmati setiap kesempatan yang hadir dalam kehidupan ini. Saya tidak mengizinkan diri ini kembali ada di titik rendah yang meratapi atas takdir yang telah berlalu, karena semua berjalan atas skenario terbaik yang perlu direnungi untuk refleksi diri ke depannya. Walau terkadang di suatu sisi saya masih terlempar dalam pemikiran untuk menyalahkan diri, setidaknya saya perlu memaafkan diri atas kesalahan keputusan dan megambil tanggung jawab atasnya.

Hidup ini begitu berharga untuk kita lewatkan dengan kesedihan, bukan?

0 comments:

Post a Comment