Tuesday, March 7, 2017

kajian malam ini

Berkawanlah dengan orang-orang yang baik, yang dapat menjaga dan mendukungmu untuk mendekat pada Sang Maha Pencipta. Karena jiwa-jiwa yang senyawa dan sejiwa akan bersatu dan sejalan.  

Tadi sore gak sengaja denger Fathia dan Resti mau pergi bareng, langsung aja join pengen ikutan, soalnya pas cek grup sharing muslimah ada jadwal di masjid Al-Fattah, Jatinegara. Gak tahunya tujuannya itu ke Masjid Kalibata City, ada Ustadz Khalid Basalamah yang waktu itu emang udah mau dihadiri tapi gajadi karena kendala agenda lain.

Materinya tentang Kitab Minhajul Muslim, yang merupakan rujukan untuk panduan hidup muslim. Subhanallah... liat ibu-ibu yang bawa bukunya tebel :') sebenernya saya termasuk yang gak ngikutin masalah yg lagi rame kemarin masalah dakwah yang di boikot di Sidoarjo, saya gak pengen komen karena saya belum bener-bener baca terkait masalahnya. jadi postingan ini pure karena saya pengen tau ilmunya tanpa melihat latar belakang yang menyampaikan ya.. (no alibi)

Jadi temen-temen udah banyak yang penasaran sama ustadz ini karena suka ngisi di Jatinegara juga. Saya sebagai anak yang klop ke topik pembahasan biasanya emang cuma cari temen, karena acaranya yang malam hari. Agak takut jadi ilang arah aja :v

Pembahasan malam ini di Bab Etika (Adab) di pasal bagian "mencintai dan membenci karena Allah"

Setelah bahasan Ukhuwah Islamiyah, maka perlu diingat bagi kita untuk mencari dan mendekatkan diri dengan sahabat yang dapat mengingatkan dalam ketaatan. Hubungan yang mengatas namakan Lillahi Ta'ala, saling mencintai karena Allah. Ciri-ciri teman tersebut adalah: berilmu, berakhlak baik, taat kepada perintah Allah dan menjauhi laranganNya, dan selalu berpedoman pada Al-Qur'an dan Sunnah.

Jangan pernah sekalipun menjauhi atau membenci seseorang karena alasan fisik. Mendekat atau menjauhi seseorang itu karena alasan Allah, sudah sepatutnya mengingatkan seorang teman ketika ia mempunyai kebiasaan yang salah, tetapi jika memang ia begitu keras hatinya maka jalan terakhir adalah berpisah dengannya.

Sebaik-baiknya teman adalah yang dapat menjadi penolong, ia yang menegurmu ketika berbuat keburukan dan menguatkan ketika tertimpa musibah. Gunakan lisan untuk kebaikan, dengan tidak menyebutkan aib orang lain atau mencari-cari kesalahannya. (Astaghfirullah.. muhasabah untuk diri saya sendiri yang terkadang khilaf saat melakukan ghibah)

Intinya sebagai teman kita memang perlu untuk saling mengingatkan, tetapi tidak berhak untuk mencampuri urusan pribadi yang tidak diberitahukan kepada kita. Juga pentingnya memaafkan kesalahan orang lain dan memanggil dengan panggilan yang baik :)

Akhir kata di postingan ini saya mau share jadwal kajian yang diperoleh dari grup sebelah.

0 comments:

Post a Comment