Monday, November 21, 2016

mengesampingkan urusan pribadi

Nasihat salah seorang dosen,  juga ketua jurusan disini,  tahun ini baiknya kami sebagai mahasiswa tingkat akhir bisa sepenuhnya fokus dengan urusan akademik.  Menghabiskan ruang pikiran untuk mendukung rencana perjalanan ke depan,  mengatur strategi dan upaya maksimal sebelum meninggalkan kampus kedinasan ini.

Dan sudah mendengarnya beberapa tahun lalu,  tak ayal permintaan itu sangat masuk akal.  Nyatanya masih dalam upayaku merealisasikannya. Mengesampingkan masalah pribadi di usia kepala dua ini,  hanya untuk menjaga mood ini dalam kondisi stabil,  namun nyatanya masih kesulitan untuk membuang kebiasaan buruk.  Overthinker.

Memulai langkah menjadi sosok lama yang mudah utk terlihat ceria,  peka,  dan sedikit mengeluh itu,  seharusnya mudah bukan?  Karena menyadari posisi diri ini yg begitu gampang merasa rendah diri,  perlu mengangkat motivasi lebih tinggi lagi.

0 comments:

Post a Comment