Friday, November 4, 2016

Mendukung(mu).

Tulisan yang bermakna. 
Seringkali ku membuat surat panjang padamu, entah kau pahami atau tidak. Sekali ini, bisakah pesanku tersampaikan padamu? 

Ya, tak semua hal perlu kujabarkan bukan?

Aku tahu kau orang yang baik. Teramat baik.
Kamu punya potensi yang besar, mendapat apresiasi banyak orang. Tapi kerapkali kamu tak menyadarinya, tak percaya diri begitukah? Seandainya bisa, ingin selalu mendorongmu semakin maju. Maka, berusahalah sekuat kau mampu menggapai mimpimu, manfaatkan kesempatan di depanmu. Tak perlu khawatir, optimis sebagaimana apa yang kau minta tuk kulakukan.

Sejauh ini aku akan baik-baik saja. Aku akan berusaha membuktikan padamu bahwa aku bisa melewatinya, sebagaimana kamu bisa. Aku tidak akan latah, untuk ikut-ikutan seperti orang lain. Aku nyaman menjalani kehidupan sebagai diriku dan mengejar semua hal yang kusukai.

Aku akan selalu mendukungmu dimanapun dan kapanpun. Yakinlah bahwa kita tidak akan melangkah sendirian. Orang2 di sekitar kita akan siap membantu saat kita perlukan.

Maaf, ketika aku masih memiliki kesempatan yang banyak, justru terlalu banyak menceritakan tentang diriku, namun kurang memahami apa yang kau perlukan. Banyak hal yang kusesali setelah waktu berlalu. Hal yang seharusnya tidak kulakukan dan kupermasalahkan, seperti mempertanyakan kepercayaanmu padaku sendiri.

Kamu bukanlah tipe yang ideal untuk diri ini. Sosokmu terlalu sempurna untuk kuimpikan Tapi keberadaanmu sudah membuktikan banyak hal, bahwa kau sangat berarti untukku. 

Tenanglah. Bahwa kita tak perlu mengkhawatirkan apapun.
Jika memang kita benar-benar berarti satu sama lain, maka suatu saat akan ada yang bisa mempertemukan kita kembali. Begitukah?

0 comments:

Post a Comment