Sunday, October 23, 2016

Its okay to be not okay

Halo, apa kabar?
Postingan ini mengisi kerandomanku ditengah kegalauan bikin proposal skripsi.
Apa menurut kalian diriku ini terlalu kaku?
Sulit untuk melebur ke lingkungan baru. Ya, aku ini anak keras kepala yang banyak maunya.

Lalu utuk apa khawatirkan hal yang belum menentu terjadi? Untuk apa pertanyakan hal yang bukan menjadi urusanmu?

Ketika ada salah satu sisi yang sudah merasa tak cocok, lantas mengapa dipaksakan? Lepaskanlah.. maka esok lusa jika ia memang merupakan bagian dari takdirmu, sejauh apapun akan kembali dipertemukan. Percayalah.

Tak perlu iri hati dengan nasib baik orang lain, karena dibaliknya ada perjuangan yang tak kau tahu.
Tak perlu latah untuk mengikuti langkah yang lain.
Yang kamu perlukan adalah percaya pada kemampuanmu sendiri dan menghadapinya dengan kekuatan yang telah kamu persiapkan.

Hidup ini adalah pilihan untuk terus melangkah atau terus bermurung hati menyesali hal yang telah terjadi. Tak ada yang bisa berubah jika tak meneruskannya. Menghadapi konsekuensi setiap pilihan.

Terkadang kau hanya perlu jeda untuk memikirkan semua hal lebih baik dan bijaksana.
Maukah berjanji untuk lebih semangat, rin? Tanpa ada kesedihan untuk hal yang tak perlu.
Tak mengapa sesekali bergundah hati, namun jangan biarkan perasaan tersebut menyelimuti harimu.

Kalau bukan kamu yang menjaga dirimu, lalu siapa lagi?

0 comments:

Post a Comment