Tuesday, October 11, 2016

Dangkal.

Pemikiranku selama ini mungkin terlalu dangkal. Apa diri ini bisa memposisikan pada kacamata orang lain?

Aku selalu ingin melibatkanmu dalam setiap urusan.. merapalkan namamu pada setiap harapan, walau kutau tak ada yg bisa menjamin apa-apa. Walau telah tercipta jarak, tapi aku sendiri yang takbisa menerima kenyataan itu. Aku  tepis semuanya jauh-jauh.

Waktu bergulir dengan cepat. Aku tahu cepat atau lambat aku harus menjalaninya dengan kuat masa-masa terakhir perkuliahan. Aku sadar tingkat kemungkinan untuk stress akan lebih memuncak.

Tapi jikalau kamu saja bisa melaluinya, mengapa aku tidak?

0 comments:

Post a Comment