Thursday, July 7, 2016

Dunia, ladang akhirat

Sejatinya apa yang diperbuat selama di dunia adalah apa yang akan kita peroleh di kehidupan abadi di akhirat nanti..

Ramadhan tahun ini telah terlewati, hikmahnya dapat dijadikan bekal dan acuan untuk 11 bulan ke depan. Bukan berarti menunda kebaikan dan amalan yang lebih hanya di bulan suci saja, tetapi menerapkannya pada keseharian sehingga menjadi kepribadian Muslimah yang hakiki.

---------Semoga selalu diberikan pemahaman yang baik.--------------------------

Aku bukan seorang anak yang baik.
Aku bukan seorang teman yang baik.
Aku bukan seorang murid yang baik.
Aku perlu belajar menjadi orang yang baik.
Selama ini aku selalu keras kepala, merasa diri seolah yang paling baik.
  
Aku tak pernah enggan dianggap berbeda oleh orang lain.
Selama hal yang aku yakini adalah benar dan tak merugikan orang lain.

Aku memang keras masalah idealisme sejak kecil. Namun, beranjak remaja mungkin beberapa pemahaman itu mulai terkikis oleh egoku sendiri.
Aku tak pernah berkecil hati jika dicemooh karena tidak sesuai arus. Aku akan jauh lebih bangga jika aku memilih jalan yang merupakan pilihanku. Tapi mungkin terkadang aku lupa, aku perlu mendengar perkataan orang lain.

Aku akui, selama ini mungkin aku munafik di depan banyak orang. Memakai topeng hanya untuk dianggap kuat dan hebat. Daridulu aku memang terbiasa di kelilingi mereka yang siap mendukung.

Namun, bisakah ada orang yang tahan dengan segala tingkah lakuku? Perangai burukku?
Ketika aku menarik diri dari teman-teman terdekatku, mungkin yang kubutuhkan adalah mendekat pada-Nya. Meninjau kembali segala keinginan dan harapanku. Apakah sejatinya sudah sesuai dengan visi misi dan tujuan hidup ini?

Di titik terendah hidupmu, mungkin kau baru mencoba memutar kembali roda kehidupan itu.
Terlalu banyak waktu yang terbuang hanya untuk menyesali keadaan.

0 comments:

Post a Comment