Monday, May 23, 2016

Most Visited Place (me version)

Jakarta, memang kota kelahiranku. Tapi mulai menelusurinya dengan antusias saat awal berkuliah disini. Jadi postingan ini sekilas membahas tempat favorit untuk dikunjungi ala-ala untuk membunuh waktu.

1. Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini
  

Biasa ke cikini naik KRL, lanjut jalan kaki ke TIM (walau bisa naik kopaja, yang memutar karena one-way). Hal nyenenginnya disini lumayan banyak opsi wisata kuliner kalo menjelang sore-malam. Dan disini cukup sering ada event, tentunya seputar kesenian. Ada 2 galeri (setau saya) yang sering digunakan untuk pameran dan 2 teater (Teater Kecil dan Graha Bakti Budaya) yang jadi tempat favorit kalo lagi ada festival-festival pertunjukan teater anak, remaja, sampai komunitas. Plus ada XII yang kalo iseng pergi jauh-jauh pengen nonton. Dan... tempat tujuan pertama kesini yang sampe sekarang belum kesampean adalah planetarium, walau udah berkali-kali kesana. Wkwk

2. Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia
Hasil gambar untuk galeri indonesia kaya
Hasil gambar untuk galeri indonesia kaya
Hmm.. lama kepengen tau GIK karena sering denger ada pertunjukan rutin disana yang free, cuma perlu daftar secara online aja. Dan kesampean saat ke GI untuk nonton "Stand By Me"di blitzmegaplex bareng anak kostan. Haha
Disana cukup hit-tech ternyata, menarik ada replika alat musik dan permainan tradisional versi gadget dan busana daerah. Cuma belum kesampean nonton pertunjukan disana karena keterbatasan waktu dan mager buat pergi kesana sendirian karena jauhnya bro._.

3. Hutan Mangrove, PIK
Hasil gambar untuk hutan mangrove pik 
Hasil gambar untuk hutan mangrove pik
Kesini butuh perjuangan yang panjang, naik transjakarta dan angkot yang sempet nyasar :v Patokannya ada sekolah Budha yang cukup besar, jalan lurus dan voila-kamu sampai ke tempat super adem ini.. Terletak di Jakarta Utara, tapi sesaat tak seperti di wilayah DKI Jakarta yang penuh sesak. Tempat ini biasa digunakan buat foto pre-wed sepertinya. FYI, kemari dengan salah satu anak kostan, Damara untuk mencari ketenangan. Sayangnya banget beberapa spot disini banyak sampah, sepertinya kurang terurus, duh malu deh yang dateng kesini buat bikin alam kotor aja.

4. Museum Nasional
Hasil gambar untuk museum nasional jakarta

Dateng kesini awalnya buat event festival buku dari Goodreads. Demi ketemu penulis favorit, Tere Liye yang diundang dalam talkshow. Taunya tertarik juga dengan isinya, menjelajah sendirian mengagumi barang-barang antik dengan berbagai macam tema. Dan ternyata, serunya beberapa waktu disini juga sering ada pementasan teater untuk anak-anak di minggu pagi. Infonya bisa dilihat di akun twitter @museum_weekend

5. Perpustakaan Nasional vs. Gramedia Matraman





Berikut surga dunia buat pecinta (re: Geek) buku. Sebenernya perpusat UI lebih sering saya masuki daripada perpustakaan nasional yang lebih dekat ini. Di matraman juga ada toko buku favorit saya sejak sekolah (dari SD sampai SMA tiap weekend ke Jakarta pasti merengek mampir).


Ya.. walau beberapa tempat cuma dikunjungi sesekali, tapi sebenarnya kesana itu tempat-tempat moodbooster terbaik. Cuma malesinnya disini itu naik kendaraan umum menjelajahi kemacetan Jakarta yang luar biasa._.

Sebenarnya tempat-tempat mainstream kaya Monas dan TMII juga punya banyak kenangan tersendiri karena most visited by friends. Tapi yasudalahya, tak perlu rinci mendetail dua tempat umum untuk wisata yang paling hits disini. Hehe, juga banyak tempat yang tiba-tiba dikunjungi untuk event seminar dll. yang gabisa diceritain satu per satu. Lots of memories.. and can't tell whole story :)

0 comments:

Post a Comment