Wednesday, August 27, 2014

Surat Terakhir

Entahlah ini tulisan keberapa yang kutujukan kepadamu. Kali ini kusampaikan melalui blog-ku, karena kurasa sudah tak ada gunanya lagi pesan ini kukirimkan kepadamu. Tapi kusadari aku yang sekarang bukan lagi yang seperti dahulu. Aku yang dulu masih kekanakan, sekarang sudah menekadkan diri tuk berubah menjadi lebih dewasa. Bukan untuk orang lain, tetapi untuk diriku sendiri.

Senang melihatmu baik-baik saja dan tentunya bahagia :)


Terimakasih kamu, sumber inspirasiku selama ini. 
Mungkin selama ini aku telah salah menilaimu. Berfikir kau mengerti semua maksudku bukanlah sekedar omong kosong belaka.

Tapi waktu telah menggerakkan semuanya dengan cepat. Membuktikan bahwa kau memang tak berhak untuk dipertahankan terlebih diperjuangkan. Kau memintaku untuk pergi dan aku akan memenuhinya kali ini.

Akan kutepati janjiku tuk tidak mengusikmu kembali. Kita akan bahagia dan mengambil jalan kehidupan masing-masing.Tak bermaksud untuk kembali membencimu seperti dahulu, tetapi aku akan menarik diri sebisaku. Semampuku untuk tak berlari dari kenyataan itu. Bahwa kita ditakdirkan saling mengenal untuk memberikan pelajaran satu sama lain, tak lebih daripada itu.

Perbedaan sudut pandang kita dalam melihat kehidupan.
Benarkan kita memiliki jalan masing-masing tuk memaknai hidup?
Kita telah saling memaafkan untuk kesalahan di masa lalu. Sekarang memanglah saat yang tepat tuk lanjutkan kehidupan masing-masing. Semua sudah lebih dari cukup untuk dijelaskan. Aku akan berusaha memperbaiki diri tuk mendapatkan jalan terbaikku. Terimakasih atas semua doamu.

Pesan terakhirku padamu, yang mungkin sudah berulang kali ku sampaikan.. :
Terkadang apa yang terlalu kau inginkan bukanlah yang terbaik bagimu. Percayalah dibalik segala sesuatu yang telah Allah berikan, didalamnya terkadung hikmah yang terkadang baru kau sadari beberapa saat setelah kau memperolehnya.

Jangan pernah bersedih hati, karena kau takkan pernah sendiri. 
Jangan menyakiti dirimu sendiri, karena kau berhak untuk berbahagia :D

Sekarang aku benar-benar tersenyum tuk melepaskanmu, cinta pertamaku :)

0 comments:

Post a Comment