Friday, June 6, 2014

kamu gak akan tahu...

kamu gak akan tahu kemana hatimu akan berlabuh.
semua pasti hanya akan menjadi misteri belaka dan kepingan puzzle yg akan tersusun satu demi satu saat tiba waktu yg tepat untuk menjadi utuh.

--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--

Aku tidak apa-apa. Aku baik-baik saja.
Aku sudah membangun benteng pertahanan yg pernah kau hancurkan dahulu.

Benar kata mereka. Aku yg telah menyakiti perasaanku sendiri tersakiti. Aku yang membuai diriku dengan angan semu yg sempat kau tawarkan. Aku yg dengan bodohnya terlalu berharap. Bodoh dengan mengharapkanmu seperti dulu lagi. Bodoh dengan berpikir kamu akan berbagi mimpi tentang kita kembali.

kamu. 
kamu adalah salah satu pelajaran terindah yg pernah kudapatkan. aku masih percaya padamu asalkan kau tahu. aku yg mungkin bersikap seolah tak peduli lagi. namun hati kecilku hanya ingin berdamai dengan keadaan :)

aku tak peduli apa yg akan kamu pikirkan tentangku. tetap saja aku telah membunuh semua tentang perasaanku terhadapmu. tapi sampai sekarang aku pun masih peduli tentangmu. namamu terkadang masih terselip di doadoaku agar kamu mendapatkan kebahagiaanmu. dan dengan kebahagiaanmu itu aku pun akan ikt berbahagia.

aku terkadang hanya merindukan sosokmu. salahkah?
aku rindu caramu memperlakukanku sebagai seeseorang yg penting di kehidupanmu,
memberikanku perhatian yg berbeda, tapi apa? aku harus melupakanmu saat ini.
sudah lebih dari cukup aku berilusi dengan angan bersamamu.
sudah lebih dari cukup aku menunggumu akan kembali seperti dahulu.
tidak apa-apa tetaplah berbahagia. Maka aku akan berbahagia atasmu. TAKE CARE.

daridulu aku selalu keras kepala, bukan? :)
karena kamu yg selalu menang. entah mengapa sejak dulu kau yg selalu memenangkan perasaanku. walaupun disaat yg sama banyak orang lain yg lebih daripada dirimu. sampai sekarang aku tak mengerti apa yg membuatku dapat nyaman bersamamu. dengan semua ego dan ambisimu. dengan semua sifat2 burukmu yg tak kusukai. tapi dengan semua caramu itulah aku selalu luluh. tanpa kutahu alasan apa yg membuatku sekeras kepala ini tentangmu.

kini aku memang telah lelah untuk membuktikan semuanya. kurasa tak perlu ada yg kuperjuangkan lagi tentangmu. aku benar-benar lelah dan memutuskan hanya ingin menunggu. bukan menunggumu, tetapi menunggu saat seluruh diriku telah berdamai dengan keadaan... dan dapat menerima kenyataan bahwa takdir tak menginginkan kita bersama.

Terkadang luka memang tetaplah luka.
Seberusaha apapun kamu menyembuhkannya, tetap saja luka itu sulit untuk terobati.
Entah dengan waktu, maupun dengan berbagai cara.
Dengan luka itu akan bisa lebih mendewasakanmu, ataupun akan menambah beban pikiranmu.

Kau tau kawan?
Perasaan adalah tetap perasaan. Bagaimanapun kau mengelaknya, rasa itu tetap ada.
Jangan dilawan, kawan. Atau perasaan itu yg justru akan melukaimu lebih dalam.
Aku rindu perasaan mengharapkanmu ada disisiku.
Aku rindu perasaan untuk membutuhkanmu. Tapi aku sadar aku hanyalah makhluk kecil tak berharga dimatamu itu.
Hingga pada akhirnya saat ini aku lelah. Aku mencoba berdamai dengan perasaanku sendiri.
Akan kuturuti semua perkataanmu selama ini.
Sejujurnya aku sungguh teramat lelah.

Terimakasih atas pendewasaan ini.
Aku tahu ini menyakitkan untuk diriku sendiri. Tapi tak mengapa aku akan baik-baik saja.

Jagalah dirimu baik-baik dan jemputlah kebahagiaanmu. Lalu aku pun akan bahagia atasnya.

--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--.--
akhir-akhir ini  kurasakan kembali ditengah kesibukan dan kepadatan.
aku jenuh dengan aktivitasku. kembali jenuh dengan rutinitas padat yg kadang terasa kosong.

SEJUJURNYA AKU MUAK!
aku gak tau apa mauku. aku masih aja terombang ambing seperti ini. yg jelas aku hanya nyaman menjadi diriku sendiri. entah itu berdiam diri dan menjadi penonton ataupun berkeliaran di  luar sana untuk memuaskan rasa ingin tahuku.

cukup mungkin aku terlalu mengeksplore diri karna kupikir tak akan ada yg peduli saat aku bawel di aku medsos ku. tapi ya begitu ada mulut2 iseng yg hanya bisa berkomentar, lebih baik aku kembali hanya bercerita pada blog usang ini. haha :))

biarlah kau akan berkomentar bahwa aku hanyalah orang yg selalu terjebak didalam comfort zone nya. tak mengapa karena beginilah aku apa adanya. aku adalah aku.

aku adalah aku yg sibuk dengan diriku. aku yg sibuk dengan duniaku. tapi terkadang aku merasa lebih nyaman seperti ini. aku lebih ingin tuk sendiri daripada merasa kesepian ditengah keramaian.

[NOTE FOR MYSELF]
tolong jangan hancurin tembok yg udah dibangun sekuat tenaga ini. tolong jangan lakuin hal konyol apapun lagi. jangan pernah lo buka hati yg sekarang lo gembok rapat ini.

tolong paham sekarang pun dia udah hidup bahagia tanpa kamu. tolong jangan usik dia lagi. jangan bodoh, temukan kebahagiaan walaupun tanpa dirinya. berhenti bandingin dia dengan orang lain. tolong berhenti lakuin ini semua. jangan sakitin diri sendiri untuk berharap kepadanya. jangan bohongi logikamu lagi. jangan sakiti perasaanmu ini. Hentikan Semua Kegilaan dan Obsesi Konyol Ini! :)

0 comments:

Post a Comment