Friday, April 4, 2014

HAPPY 5TH ANNIVERSARY BLOG!

Waah.. ga kerasa blog ini udah berumur 5 tahun. Ya walaupun dalam durasi 5 tahun ini perkembangannya ga terlalu pesat, malah cenderung stagnan dan menurun dari segi kualitas layout maupun postingan.
Tapi beginilah keterbatasan sang pemilik blog, Saya, yang tipe manusia moody-an.
Sebagai hadiah blog yg sedang anniv ke-5 saya mau memposting review ttg Film 3600 detik yang diadaptasi dari novel karya Charon ini.

 

[SINOPSIS]
Hidup Sandra (Shae) mendadak berubah ketika Papa (Ponco Buwono) dan Mamanya (Wulan Guritno) bercerai. Untuk menunjukkan kemarahannya, Sandra mengecat rambutnya menjadi merah dan mengubah sifatnya. Kini tidak ada lagi yang mau berteman dengan Sandra. Mama mencoba memperbaiki keadaan dan mengajak Sandra pindah ke luar kota. Di sekolah baru, Sandra bertemu Leon (Steven William), seorang juara kelas yang sangat bersahabat. Biasanya kebanyakan orang takut dengan Sandra yang ketus dan urakan. Orang lain juga akan memandang aneh dengan penampilan Sandra, tapi tidak dengan Leon. Leon yang menawarkan Sandra pertemanan dan membawa Sandra pada petualangan baru. Kenakalan-kenakalan yang dibuat Sandra membuat gurunya, Pak Doni (Indra Birowo) menugaskan Leon mengawasi Sandra dan membuat jadwal harian di mana Sandra dan Leon harus belajar bersama. Seiring dengan berjalannya waktu, Sandra dan Leon semakin dekat. Sandra memberi warna baru di hidup Leon yang semula terasa datar. Leon membantu Sandra menjadi lebih baik. Ketika semuanya terasa mulai membaik, tiba-tiba Leon menghilang dan tidak bisa dihubungi. Yang lebih parahnya lagi, Leon ternyata menyimpan sebuah rahasia besar dan Sandra tidak pernah mengetahuinya.

 -PERTAMA KALI SANDRA DIHUKUM BARENG LEON-


-LEON TARUHAN DENGAN KELOPAK MAWAR-


-GURU YANG SELALU MARAHIN DAN HUKUM SANDRA-



-WAKTU SANDRA DAN LEON NIKMATIN 3600 DETIK-


Satu kata tentang film ini: KECE!
Walaupun setiap novel yg diangkat dari novel itu tidak sekeren cerita asli di novelnya, tp film ini cukup memuaskan. Menurut gue yg emang ngevens banget sama Charon dan novelnya yg satu ini, di filmnya cukup dikemas kocak. Gimana Sandra dan Leon yg bagai langit dan bumi itu bisa sampai fase "sahabatan". Tapijujur aja aku gasuka ending di filmnya :| Kesannya kurang ngena aja. Setau gue pun di novel itu Leon matinya ga sejelek itu deh tragedinya.. Haha

0 comments:

Post a Comment