Friday, April 19, 2013

Dwitasari's Quote

buat yg aktif di sosmed twitter pasti udah gak asing dengan pemilik acc @teenlovefeel ini. dan sekarang mimpi dia sudah banyak yg terwujud. salut! sebuah tulisannya udah diangkat menjadi film layar lebar, dan 2 karangannya sudah diterbitkan menjadi novel yg bisa dinikmati banyak orang.

entah kenapa saya iseng banget ngumpulin beberapa quote dari akun pribadinya, yg tiap nulis tweet pasti kesannya galau mulu. haha, sebagai pengantar. here is my words: "Jangan pernah ingin dipahami, tetapi belajarlah memahami. Karena masalah perasaan itu selalu sulit dimengerti."

from @dwitasaridwita

"Karena tidak semua kangen butuh diungkapkan, dan tak semua rindu harus dirasakan dengan sangat berlebihan :)"

"Pura-pura cuek kadang emang menyakiti diri sendiri, jika pada dasarnya kamu memang tulus perhatian sama dia."


"Diam-diam.. Sebenarnya aku memerhatikan gerak-gerikmu. Karena aku senantiasa ingat, sedangkan kamu senantiasa lupa."

"Dari semua kesibukan yang kulakukan, bayangmu tetap berserakan dalam ingatan."

"Jangan bertanya tentang rindu atau berbicara tentangnya, jika kamu datang hany untuk tahu, tanpa ikut merasakan."

"Aku cuma ingin kamu datang ketika aku tak tahu harus lari ke siapa, apa keinginanku terlalu tinggi? :')"

"Aku cuma minta diperjuangkan semampu kamu, permintaan seperti itu bukan mimpi kan?"
*Geter pas ngebaca ini.. pengen suatu saat nanti ada seseorang yg bener" mau bertahan, bahkan saat hatinya pun udah lelah untuk memahami semuanya. Apakah ekspektasi itu berlebihan :')*

"Jangan (seakan-kan) memberi hati, jika sebenarnya kamu tak pernah berusaha mencintai."

"Ada saatnya kamu harus berhenti memerhatikan seseorang, jika nyatanya seseorang itu merasa terganggu dengan kehadiranmu."

"Kenyataan pahit harus kuterima, bahwa dirimu yang dulu takkan pernah kembali."

"Aku terlalu sayang kamu, terlalu mengkhawatirkanmu, sampai kadang aku lupa mengkhawatirkan perasaanku sendiri."

"Maka bagaimana mungkin aku bisa merasa bahagia jika janjimu tak bisa menjadi nyata."

"Aku tidak bermaksud untuk mengusikmu ataupun mengganggu rutinitasmu. Aku hanya merindukanmu."

"Setelah sekian lama tak saling berkabar, nampaknya ada banyak hal yg berubah."

*no offense: ada beberapa kutipan setelah ini yang merupakan gabungan dari beberapa tweet yg berlanjut*

"Iyalah kamu gampang ngomong sayang ke banyak orang. Karna sebenarnya kamu tidak benar-benar paham tentang perasaan.
Iyalah kamu bisa dengan udah melompat dari satu hubungan kehubungan lain, kamu kan tidak mecari keseriusan.
Iyalah kamu bisa dengan mudah move on, karena dari awal kamu memang tak pernah menganggap semuanya dengan hati.
Iyalah kamu bisa dengan mudah pindah hati, karena kamu sulit untuk memahami dan mengerti arti setia."

"Jangan terlalu pakai hati, repot kalau sudah sakit hati."

"Ada saatnya semua akan berakhir sia-sia, jika terus berjalan seperti ini. Tak jujur dengan perasaan sendiri."

"Ada yang memilih berhenti menunjukkan perasaannya, agar tindakannya itu tak menganggu hubunganmu dengannya. Ada.
Ada yang pura-pura tersenyum ketika ia melihatmu dengan orang lain dan ia rela terluka walau dalam diam. Ada.
Ada yang tak bercerita harapan yang telah ia letakkan padamu, karena ia tak ingin mengganggu hubunganmu.
Ada yang tetap mendoakanmu, meskipun kamu meilih menhabiskan waktu bersama orang lain."

"Yang aku perjuangkan berbeda dengan yang kamu pejuangkan. Aku memperjuangkan kamu, tapi kamu memperjuangkan dia."

"Menyakitkan adalah ketika kamu masih membawa dia ke masa sekarang, namun dia telah menganggapmu masa lalu."

"Aku yakin dia pasti bahagia, karena ia bilang telah menemukan pengisi hatinya."

NB: baca quote diatas jangan judge yang macem-macem. jangan mikir yang engga-engga. karena, kau tahu? perasaan itu omong kosong kawan, kau akan tahu apa rasanya kehilangan saat kau benar-benar telah merasakannya sendiri. jadi, hati hati :))

fase 'broken' itu emang akan mengganggu keseluruhan hidupmu. really.. tapi bener juga sih kata Dwitasari, fase galau malah bikin tambah produktif nulis. tapi ya menurut saya malah jadi tulisan ga penting :p

rasanya itu aneh. sakitnya gabisa dideskripsikan lagi :) rasanya kaya mati, tapi dituntut untuk tetap hidup. wk



0 comments:

Post a Comment