Wednesday, March 13, 2013

:')

reposted from: http://windypraatiwi.tumblr.com/

Ketika Aku Merindukanmu!

Ketika aku merindukanmu
Tak terasa air mata basahi pipiku
Ketika aku merindukanmu
Aku bersedih kala teringat
Aku tak mampu berada di sampingmu
Ketika aku merindukanmu
Malamku selalu panjang dan kulalui tanpa arti

Aku merindukanmu
Dikala tak sedikit pun kutemui wajahmu
Lirih pun tak kudengar suaramu
Aku berbisik kepada angin
Bisakah kau bawa aku ke sisinya?
Menatap lekat senyumnya, menatap jauh ke dalam matanya
Menikmati setiap kata yang keluar dari bibirnya

Angin pergi mengabaikan perasaanku
Angin bertiup mempermainkanku
Aku menghela napas
Semoga asaku ikut pergi bersama udara yang kuhembuskan
Aku berjalan dalam kesendirianku
Membiarkan hujan menghapus kerinduanku padamu
Tak pernah lelah merindumu!


Kutunggu Kau di Batas Senja

Terdiam aku dalam kesunyian hati
Menyambungkan kembali asa yang patah
Mencoba menyatukan hati yang berhamburan
Kenapa datang kalau akhirnya pergi?

Tanpamu, aku rapuh tak berdaya
Tanpamu, aku hanya seonggok jiwa pasrah
Tanpamu, aku kosong tak bernilai

Adakah kau mengerti?
Aku tak bisa melakukannya sendiri
Aku ingin hadirmu mengenggamku
Aku butuh hadirmu menuntunku

Aku telah meminta, tapi kau enggan untuk tinggal
Aku telah menanti, merintih, merapalkan doa
Tapi, tak jua kulihat kau berbalik
Harus bagaimana lagi agar kau kembali?
Sampai kapan kau akan mengerti?

Sampai saat itu datang
Aku menantimu di batas senja, takdirku!

0 comments:

Post a Comment