Thursday, October 20, 2011

my feelings

I love you but it’s not so easy to make you here with me
I wanna touch and hold you forever
But you’re still in my dream
And I can’t stand to wait ‘till nite is coming to my life
But I still have a time to break a silence
When you love someone
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your love
Don’t ever let it go
Or you will loose your chance
To make your dreams come true…

I used to hide and watch you from a distance and i knew you realized
I was looking for a time to get closer at least to say… “hello”
And I can’t stand to wait your love is coming to my life
When you love someone
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your love
Don’t ever let it go
Or you will loose your chance
To make your dreams come true…

And I never thought that I’m so strong
I stuck on you and wait so long
But when love comes it can’t be wrong
Don’t ever give up just try and try to get what you want
Cause love will find the way….
When you love someone
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your love
Don’t ever let it go
Or you will loose your chance
To make your dreams come true…


----Endah_When You Love Someone-----

haha, entah kenapa lagi suka lagu itu aja. well, actually cause it's my own feeling too..

kalau Anda yang sedang membaca blog ini mengira saya sedang GALAU, atau apapun itu Anda salah. karena sekarang saya sedang mengalami fase menyadari bahwa dunia ini begitu sempit. haha, oke let me tell you. this story about me and my friend. dan buat orang yang kisahnya saya tuliskan disini, saya berharap dia menyadari sesuatu..

jadi begini, waktu SMP dulu, sesaat setelah selesai UN, disaat padetnya jadwal buat ngedaftar SMA, saya ikutan LCTM yang diadakan di smandaks (yeaa, ofcourse, my school rightnow) dan disitulah saya pertama kali kenal dia. pertama saya tau dia saya inget temen seperjuangan saya yang sangat terobsesi dengan kakaknya. saya pun berpikir dia tipikal orang yang sama. haha, awalnya ga nyangka pas matrikulasi bisa sekelas sama dia, dia adalah sosok yang dikenal karna kakaknya murid smandaks, waketos pula. dan saya pun hanya bisa diam dan mengamatinya..

ngeliat dia kembali disaat jadi panitia mabis. awalnya sedikit kaget pas dia nyapa, dan nanyain tentang temennya. saya kira dia gakenal saya -_- haha, dan semakin kenal karna di kelas sebelas ini kita sekelas. waktu perpisahan panitia, balik dari puncak pun sempet ngerasa akan ada sesuatu yang berbeda karna dia bertanya" tentang kelas. tapi saya cuman bisa diem..

sebenernya saya tipikal orang yang gamau mengharapkan sesuatu yang lebih, saya cukup seneng dengan kondisi saat ini. tapi entah kenapa saya justru selalu merasa bersalah dan takut buat ngecewain dia. setiap kali dia bilang dia memaklumin semua sifat jelek saya (entah itu tulus ataupun enggaa) saya cuman bisa berpikir kembali apa saya pantes dapetin semua itu? ckck, saat bareng pun saya ga perna bisa ngutarain apa yang sebenernya selalu ingin saya tanyain ke dia. karna mungkin saya terlalu nyaman berada di sisinya, dan saat dia menjauh pun saya beru menyadari kalau saya pengen dia di sekeliling saya. #apadeh

yang saya pengen cuman bisa ngerti pikiran dia. setiap ngobrol dan bisa tau karakter dia, merupakan sebuah kesenangan tersendiri bagi saya. mungkin dia ga nyadar, kalo saya pun ikut seneng di saat dia tertawa, dan ikut bersedih saat dia murung. entah kenapa saya ingin ikut merasakannya. mungkin saat dia tau ini semua, saya gatau apa reaksi dia selanjutnya, saya hanya ingin bisa bicara sama dia lebih lama, tapi mungkin belum datang waktu yang tepat. tadi saat saya tau dulu dia pengen ngelanjutin ke CM, sampe gaikutan babak saat lctm, kebalikan kisah saya banget yang lebih di milih smandaks daripada ngelanjut kesana. jadi dulu itu final lctm, pas banget dengan tes ke 2 CM, dan karna saya emang uda yakin mau ngelanjutin ke smandaks saya ninggalin kesempatan itu. dan awalnya pas kelas 10, sedikit ada rasa penyesalan karna saya gajadi kesana. oke, jujur awalnya saya cuman ngerasa iri karna temen saya ngerasa nyaman tinggal disana. saya juga sebenernya pengen ngerasain sekolah boarding, tapi saya ga yakin sama kesehatan saya sendiri, jadilah saya disini sekarang. haha, dan itulah yang keberapa kalinya membuat saya berpikir dunia ini begitu sempit. dan saya berpikir apa kondisinya akan sama seandainya kita saling kenal disana, bukan disini (?) *abaikan, pikiran konyol*

0 comments:

Post a Comment