Wednesday, February 16, 2011

secret!

sekilas mau mampang cuplikan cerita garapan. check it out~~

[point of view: Bram]
Liana.
Nama yang selalu terekam dalam memoriku.
Ana, dulu aku selalu memanggilnya begitu.
Dulu kami begitu akrab, sering bermain bersama dan menghabiskan waktu liburan dengan bermain petak umpet sampai hari beranjak terik.
Tapi itu dulu, yang rasanya sudah lama sekali..
Sekarang.. dia adalah sosok yang seolah tidak kukenali.
Tetap dengan nama yang sama, wajah yang sama, namun ada yang berbeda..

[point of view: Liana]
Kubuka jendela kamarku lebar. Kuhirup aroma pagi yang begitu menyegarkan. Dan pagi itu seolah-olah menjadi awal babak baru dalam kehidupanku..

[point of view: Raka]
Kupicingkan mataku! Ya, aku yakin seka5i itu adalah cewek yang menolongku kemarin. Tanpa sadar aku tersenyum dan bergegas menghampirinya. Namun sedetik kemudian kuurunkan niatku, melihat sesosok cowok yang mencekal tangannya. Dengan terperangah aku menyadari sosok itu adalah Bram!

[point of view: Kartika]
Dialing... Bram [081xxx]
Layar ponselku menunjukkan hal yang sama berulang-ulang. Namun tampaknya usahaku takkan membuahkan hasil. Aku mengeqan dan membanting ponselku ke lantai.

--------------------

Pagi hari di SMA Angkasa selalu dipenuhi aktivitas yang beraneka ragam, karna kegiatan di sekolah ini dimulai dari pukul 6 pagi. Hal itu dimaksudkan untuk membuat para siswa-siswi di sekolah ini menjadi disiplin. Namun, nampaknya hal ini tidak berlaku untuk seseorang.

Bram, murid pindahan yang notabene menjadi murid percobaan di sekolah ini, masih tidak habis pikir mengapa ayahnya memindahkannya ke sekolah ini. SMA Angkasa tidak seperti sekolah negeri lainnya yang berfasilitas seadanya, tapi sekolah ini termasuk sekolah favorit di daerahnya, dikarenakan prasarana yang boleh dibilang komplit dan uang bulanannya yang bisa dinilai tidak sedikit.

Maka dari itu keheranan Bram semakin bertambah saat diketahuinya sekolah ini mempunyain jam masuk yang sangat pagi menurutnya. Jam 6 pagi biasanya dia masih ada di alam mimpinya. Tak heran selama seminggu ini dia selalu datang terlambat, tak tanggung tanggung 1 jam!

Batas toleransi para guru pun sudah habis, membuat hari ini Bram dipulangkan..

0 comments:

Post a Comment