Tuesday, March 16, 2010

GALLAGHER GIRL series

Gallagher Girls #1 : I'd Tell You I Love You, But Then I'd Have To Kill You (Aku Mau Saja Bilang Cinta, Tapi Setelah Itu Aku Harus Membunuhmu)



Cammie Morgan mungkin cewek genius, menguasai empat belas bahasa, jago mengurai kode rahasia tingkat tinggi, dan merupakan ''harta'' berharga CIA. Kadang ia bahkan merasa dirinya bisa menghilang. Untungnya, di Akademi Gallagher hal itu dianggap keren. Jelas saja, karena Akademi Gallagher sebenarnya sekolah mata-mata top secret.

Tapi soal cowok, Cammie benar-benar idiot. Ia nggak berkutik waktu Josh yang superkeren terang-terangan menatapnya di karnaval kota Roseville. Padahal saat itu Cammie sedang menjalankan misi Operasi Rahasia-nya yang pertama, padahal teman-teman sekelasnya pun nggak bisa melihat keberadaannya.

Siapa cowok itu? Haruskah ia memeriksa sidik jari Josh, mengintai dan menyamar, mengerahkan kemampuan mata-matanya untuk menyelidiki cowok itu? Meskipun tahu Gallagher Girls nggak boleh berhubungan dengan cowok-cowok lokal di Roseville, Cammie sepertinya nggak bisa menolah daya tarik Josh, karena suatu fakta penting ini: Josh melihatnya saat nggak ada seorang pun bisa melihatnya.

Gallagher Girls #2 : Cross My Heart and Hope to Spy (Sumpah, Aku Mau Banget Jadi Mata-Mata)




Jadi mata-mata itu nggak gampang. Jadi remaja cewek juga sulit. Tapi nggak ada yang lebih sulit daripada jadi mata-mata cewek.

Itulah yang dirasakan Cammie. Apalagi ketika semester lalu Cammie harus putus dari Josh -pacar peramanya- karena Gallagher Girls harus tetap menjaga kerahasiaan penyamaran mereka. Rahasia bahwa Galagher Girls bukan sekadar cewek-cewek kaya yang bersekolah di sekolah asrama mahal, tapi cewek-cewek genius yang sedang dilatih menjadi mata-mata super.

Apalagi ketika Cammie si Bunglon menyadari bahwa ia punya lawan tangguh. Ia memang hebat dalam mengintai target, melebur di latar belakang hingga target benar-benar tak menyadari keberadaannya. Tapi soal melakukan langkah-langkah antipengintaian, ternyata si Bunglon benar-benar payah. Dalam latihan operasi rahasia, seorang cowok keren berhasil menghalanginya mencapai tujuan misi...lagi

Siapa sebenarnya cowok itu? Kenapa dia berhasil mengalahkan semua langkah antipengintaian Cammie?

Galagher Girl #3 : Dont Judge A Girl by Her Cover (Jangan Menilai Cewek Dari Penyamarannya)



Mata-mata punya penyamaran untuk setiap kesempatan. Mata-mata hebat bisa berubah jadi orang yang berbeda dalam sekejap.

Sejak dulu Cammie Morgan sudah tahu fakta itu. Tetapi barup semester ini Cammie benar-benar menyadari bagaimana mata-mata harus mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata di luar dinding-dinding tinggi mansion Gallagher.

Cammie dan teman-temannya di kelas sebelas memang sudah dipersiapkan dengan baik oleh Akademi Gallagher, terutama sejak Mr. Solomon membaawa mereka menyusuri lorong bawah tanah menuju Sublevel Dua dan mengajari mereka cara menyamar sebaik mungkin. Tapi Cammie harus mempelajari sendiri salah satu pelajaran terpenting dalam hidup mata-mata: bahwa kau nggak bisa menilai seseorang dari penyamaran yang mereka kenakan... terutama kalau itu menyangkut Zach.

Galagher Girl #4 : Only The Good Spy Young (Cuma yang Lihai yang Bisa Jadi Mata-Mata)



Mata-mata yang luar biasa merupakan pembohong terbaik.

Begitu kata Kepala Sekolah Akademi Gallagher—sekolah mata-mata top secret—suatu kali. Dan ketika peristiwa mengerikan di London membuka rahasia bahwa salah satu orang yang paling dipercayainya ternyata agen ganda, Cammie mulai bertanya-tanya apakah ia bisa memercayai orang lain.

Termasuk Zach, si cowok keren sekaligus calon mata-mata hebat. Seberapa banyak kata-kata cowok itu yang benar dan seberapa banyak yang tidak? Kali ini Cammie benar-benar harus menentukan siapa saja yang bisa ia percaya, dan membuktikan apakah dirinya cukup lihai… untuk menjadi mata-mata.

0 comments:

Post a Comment