Monday, July 23, 2018

Syukur(i)

Aloha! rasanya kangen rindu lama tak bercuap-cuap disini, tapi apalah ternyata menemukan topik 'berbobot' untuk dibahas menjadi tulisan, justru sesuatu yang berat akhir-akhir ini. Hmm, bisa jadi terlalu  termakan dengan rutinitas baru, belum bisa beradaptasi dengan baik buat bagi ruang antara kerjaan dan pengembangan diri.

Well, I've changed for myself, my deepest soul..
Get everythings fix yet. To feel happy both inside and outside.
So, come on here I go for a new page in another time beginning~

Fiuh, memang gak mudah nerima kenyataan buat jauh dari orang tua yang biasanya pulang tinggal sekedar hitungan dua-tiga jam dengan akses yang bisa dipilih antara naik bis ataupun kereta. Lalu sekarang kondisinya berubah menjadi perlu banyak pertimbangan waktu dan juga merogoh kocek cukup dalam. Eits, tapi itu bukan alasan buat keder dengan ini semua sih, semakin dewasa pun menemui pilihan yg semakin berliku merupakan sebuah konsekuensi yang perlu dihadapi, kan? :)



Friday, March 23, 2018

H-e-l-l-o

Halo temans, salam dari timur Indonesia, yang indah namun penuh tantangan.
Merasa bersyukur diberi kesempatan untuk menjelajahi wilayah baru seperti disini.

Sedikit bertukar cerita, kabarku disini baik, dalam proses adaptasi diri dengan lingkungan baru.
Walau dengan berbagai keterbatasan, setidaknya sejauh ini aku merasa nyaman. Seperti semesta seolah mendukung untuk selalu merasa berbahagia.
Mendapat kakak2 yang ramah dan berbaik hati membantu mengenal dunia kerja, hingga mendapat kenalan murrobbi disini. Rezeki tak pernah tertukar bukan?

Mungkin mau sedikit napak tilas perjalanan, tiba di Jayapura tanggal 7 Maret sore hari, dijemput dari pihak provinsi ke rumah dinas untuk beristirahat. Kemudian esok harinya langsung mengikuti pembekalan selama 2 hari berturut-turut. Cerita dari senior cukup beragam, suka duka di kabupaten sebelumnya (banyaknya hepi hepi cuma ya kesulitan utama masalah akses dan mandi air hujan.lol)

-Potret BPS Provinsi Papua dari samping (diambil dari depan kantor Gubernur)-

 -Pemandangan dari rooftop kantor-

-Foto bersama Papua55 ft. SocialSquad pasca games-

Weekend sebelum terbang ke Merauke dan melanjutkan perjalanan ke Mappi, pun memutuskan leyeh-leyeh dan hanya jalan ke Skyland (tempat nongkrong minum kelapa muda).

         


Perjalanan dari Merauke-Mappi buat pertama kalinya, cenderung paranoid bagiku. Harus ngebongkar muatan koper (batas muatan 10kg, sedangkan bawa bagasi 27kg + kabin 10 kg :v), jadinya pun packing sebagian pake kardus buat dikargo bareng barang2 buat pelatihan bulan depan. Wkw


-Penampakan luar dalam pesawat Susi Air, muat 12 orang-


-BPS Kabupaten Mappi-

Dalam satker ini terdapat 16 pegawai organik, dengan pemakaian seragam mungkin sedikit berbeda dari tempat lain: senin-selasa abu2, rabu putih, kamis batik, dan jumat bebas. Setibanya disini gak langsung ketemu seluruhnya, karena lagi padatnya agenda pelatihan.

Tak ingin sekadar menghabiskan waktu saja. Pun belum tahu ingin berbuat apa, terutama mengisi waktu luang untuk mengimbangi pekerjaan agar tak jenuh.

-ketika jalan-jalan sore sepulang kantor-


--
Salam dari petualang baru 9414

Friday, March 9, 2018

kontemplasi diri

Ketika merasa gamang, let's turn back to Allah.

Aku mungkin bukan perempuan yang menarik. Bukan seseorang yg rupawan, pun tak cukup pintar. Bisa dibilang hanya tipikal biasa-biasa saja, tak ada yang istimewa. Pembawaan pun cenderung keras kepala. Hingga Ia pun menegurku, membawaku ke tempat dimana aku diminta banyak belajar..

Aku tak merasa sedih, sejujurnya. Aku merasa tertantang pada situasi baru. Sedikit ketakutanku memang tak bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan baru. Hingga siap tak siap, diri ini perlu melangkah lebih jauh..

Friday, March 2, 2018

YowisBen

Dunia youtuber saat ini memiliki eksistensi yang cukup tinggi, sampai banyak anak kecil yg bercita2 (semoga tak sekedar menjadi vlogger tetapi) menjadi content creator selanjutnya. Walhasil banyak juga yang mulai merambah ke dunia perfilman, salah satunya adalah Bayu Skak, yang terkenal dengan video berbahasa jawanya.

Setelah turut berpartisipasi di film kesekian-nya Raditya Dika (salah satu penulis aka. blogger dan pertama tenar sebagai standup comedian), juga diundang dalam peresmian lintas batas Indonesia di Entikong oleh Jokowi, akhirnya Bayu Skak merilis film layar lebar pertamanya yang berjudul Yowisben.

Hasil gambar untuk yowis ben 

Nonton ini bareng adek, saya memberi rekomendasi absolutelty worth it! Kisah zaman SMA yang biasanya klasik terkait persahabatan dan cinta disajikan cukup bermakna dalam lantunan lagu-lagu yang asik. Terdapat empat lagu buatan Yowisben, yaitu: mangan pecel, gak iso turu, konco sing apik, dan ojo bolos pelajaran. Uniknya semua pemain berdialog dengan bahasa Jawa, namun jangan khawatir tidak paham saat menontonnya karena sudah disediakan subtitle yang membantu.

Saya seneng liat settingan rumah di kampung warna-warni (Malang), belum pernah kesana soalnya. Wkwk, terus mengikuti alur cerita dari awal band terbentuk sampai setiap perform band nya pun chemistry persahabatan antara keempat personilnya yang kocak dan sederhana. Khas zaman SMA syekali..

Well, buat hiburan dan nostalgia, I'm really recommend this movie guys. #AyoDukungPerfilmanIndonesia

Sunday, February 18, 2018

prepare to be happy, right?

Yak, lagi-lagi dapet shared tentang persiapan penempatan dari kakting.. Sedikit banyak setuju masalah pandangan2 yg perlu di"tata" menjelang pemberangkatan dan fase awal bekerja di daerah. Jelas gak mudah buat beradaptasi di lingkungan baru, tapi tentunya bisa dihadapi juga, kan. Hm, kembali bertanya kepada diri sendiri, nanti mau ngapain aja?

Pertama, ngontrak bareng kaka2 54 disana sebenernya udah suatu kemudahan aka.  nikmat, gaperlu cari2 kostan sendiri nanti. Sejujurnya punya niatan nyoba berkebun hidroponik sama bikin sanggar kecil buat perpus mini/tempat belajar calistung gt. Tapi berhubung kontrak bareng sepertinya bakal ditunda sampe nyari daerah sekitar yg sekiranya mendukung..

Kedua, buat pengembangan diri, pengen sih bikin target berapa tahun gt buat lanjut sekolah (well, not in statistic major anymore. lol) tapi lihatlah saja nanti sekadar wacana atau bisa terealisasi :v

Ketiga, masalah karir, masih pengen let it flow. Walo katanya yg ikut aliran arus itu cuma ikan mati atau sampah­čśé tapi saya emang penganut gimana takdir berjalan aja daridulu.. Hehe, dulu sih sempet mikir pengen resign setelah masa ID abis, tapi lihat nnti aja. Wkw

Intinya sekarang nikmatin aja apa yang diyakini benar dan layak buat diperjuangkan. Selagi muda masih bisa mikir ini itu tanpa banyak pertimbangan. Selagi kesempatan masih terbuka lebar...

Thursday, February 15, 2018

City Tour ke Museum BI

Akhirnya keinginan naik bis tingkat kesampean, yeay! thanks buat temen2 subdit peternakan yg udah menemani dan kak Aul yg udah ngasi info kalo bisa naik dari shelter bus pasar baru.

Jadi buat informasi aja, terdapat 6 rute Bis Wisata (transJakarta) yang cuma-cuma alias gratis lho. Beroperasi Senin-Jum'at pukul 10.00-17.00 juga selama weekend (terdapat penyesuaian hari Minggu karena ada car freeday)
1. History of Jakarta (tujuan Jakarta Kota-Istiqlal/Juanda )
rute: Gedung Kesenian Jakarta- Monas-Balai Kota-Museum Nasional-Gedung Arsip-Museum BI
2. Jakarta Modern
rute: Sarinah-Plaza Indonesia-Pecenongan
3. Jakarta Skyscrapers
rute: Tosari-Sudirman-Karet-Bundaran Senayan-GBK-Dukuh Atas
4. Art&Culinary (khusus operasi malam hari, jam: 17.00-23.00) 
5. Jakarta Open Space (tujuan akhir: RPTA Kalijodo)
6. Makam Mbah Priok (operasi Kamis-Minggu, pukul 13.00-19.00)


Kemarin naik yang rute BW-1 (karena yang muncul paling deket itu), walhasil akhirnya mampir ke museum BI deh. wkwk, sayangnya karena udah bukan mahasiswa masuknya gak gratis lagi, tapi berbayar 5k.


 
-Perpustakaan Nasional dan Balai Kota yang dilewati-

Udah lama dari terakhir kali kesini.. banyak perubahan juga yang jelas jadi lebih informatif. Wkw, beberapa bagian masih dalam kondisi renovasi/ maintanance. Ya tujuan utama kesini foto-foto ae sih.
 

Uniknya diruang pameran baru tau sih ada beberapa uang khusus (sepertinya banyak diburu para kolektor), yaitu:
>> Uang token (untuk transaksi perkebunan, terbuat dari logam bernilai Sen)
>> Uang peringatan khusus (terbuat dari emas, nominalnya sesuai kadarnya)
>> Uang bersambung (uncut banknotes terdapat dalam bentuk 2 lembar & 4 lembar)

-Logo BI dari waktu ke waktu-

-Uang yang beredar pada masa VOC, dibeberapa daerah desainnya seperti tiket/karcis :v-

Jauh-jauh kesana, sebenernya malah belum mampir gd Filateli sama Kesenian Jakarta yang deket. Haha, yang penting dah ngerasain kantin Kantor Pos sih (es podengnya enak) xD